Pariwisata Massal

Dalam era sekarang ini memang sedang maraknya pengembangan model pariwisata untuk mengambil hati wisatawan,seperti Bali yang sedang memiliki potensi besar dalam Hal pariwisata terutama pariwisata massal. Pariwisata massal sendiri bisa diartikan sebagai perjalanan wisata yang melibatkan wisatawan dalam jumlah banyak atau berombongan,serta ditinjau dari segi fasilitas,transportasi,tempat wisata yang dituju yang sudah mencakup dalam satu paket,seperti tour sekolah ataupun tour perusahaan. Pariwisata massal dapat juga terjadi pada kesempatan penyelenggaraan suatu peristiwa (event) di suatu negara, seperti misalnya olimpiade, piala dunia sepakbola, lomba mobil/motor (F-1, motor race), kejuaraan tennis dunia, kejuaraan dunia badminton, ASIAN dan ASEAN Games, dsb.
Pariwisata massal berkembang setelah terjadinya perkembangan teknologi dalam komunikasi dan transportasi yang memungkinkan pengangkutan banyak orang, seperti berkembangnya telepon, telegraf dan perkereta-apian di Eropa dan Amerika, perkembangan teknologi penerbangan dll., bahkan dewasa ini, didukung dengan perkembangan teknologi informasi elektronik perkembangan kepariwisataan dunia semakin cepat dan meluas . Di samping itu, di awal abad ke-20, sebagian besar orang mulai menikmati manfaat waktu luang sehingga mereka mengisinya dengan berlibur.
menurut Failker (1997;14 ) pariwisata massal memiliki karakteristik yakni: (1) jumlah wisatawan yang mengikuti perjalanan dalam jumlah besar (group); (2) pembelian paket wisata dan perjalanan sangat diseragamkan (tidak ada pilihan); (3) perjalanan diatur segalanya oleh Travel Agent; (4) wisatawan yang mengikuti perjalanan ini relatif tidak berpengalaman; (5) wisatawan yang mengikuti perjalanan ini tidak canggih; (6) mengunjungi Daerah Tujuan wisata, hanya untuk bersantai, menikmati pemandangan dan melihat sinar matahari, pasir putih dan pantai putih, (7) wisatawan di daerah tujuan wisata banyak mengunjungi dan menyaksikan objek dan daya tarik wisata; (8) jadwal perjalanannya sangat padat. Berdasarkan ciri-ciri/karakteristik yang melekat pada pariwisata massal atau pariwisata konvensional tersebut di atas, maka aktivitasnya membawa dampak negatif terhadap:
(a) Sumber daya alam yakni terjadinya alih fungsi lahan dari sektor pertanian ke sektor pariwisata,terjadinya pencemaran lingkungan dan terjadinya kerusakan lingkungan dan ekosistem,lahan yang dihabiskan untuk membangun sarana kepariwisataan sangat besar,kebutuhan air, listrik dan sumber daya alam lainnya sangat besar.
(b) Sumber Dava Manusia yakni terjadinya: dampak negatif terhadap masyarakat/penduduk setempat, seperti terjadi degradasi nilai-nilai sosial budaya,komersialisasi tradisi keagamaan,peningkatan prostitusi,penggusuran penduduk dan kemiskinan.

Sumber :
http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-521-babi.pdf
https://caretourism.wordpress.com/2013/09/20/pariwisata-massal-dan-implikasinya/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s